KARYA :

Saifullah Ahmad Musyanto

Muhammad Hilmy Al Ghifari

ABSTRAK

Krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 mempersulit keadaan bagi semua orang, dampak ekonomis dapat terlihat dengan naiknya harga kebutuhan seharihari salah satunya tagihan listrik. Kenaikan penggunaan listrik yang diakibatkan WFH (work from home) menaikkan tagihan listrik sebesar 200% – 300%, sehingga beberapa masyarakat kelas bawah tidak dapat membayar tagihan listrik mereka. Solusi yang diterapkan oleh negara-negara maju untuk mengatasi masalah ini adalah memberikan hibah dalam bentuk uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tetapi bagi negara berkembang yang memiliki ekonomi standard akan kesulitan memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah krisis. Hasilnya masyarakat kesulitan membayar tagihan listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pembangkit listrik sederhana sebagai energi alternatif yang dapat digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pembangkit listrik yang diciptakan menggunakan pembakaran sampah sebagai sumber energinya, sehingga penggunaan alat ini mudah karena memanfaatkan sampah-sampah di lingkungan sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan membuat perancangan alat pembakar sampah sistem filtrasi. Penelitian dilakukan dengan membakar sampah plastik di dalam sebuah kaleng besar, kemudian di sisi luar kaleng dijepitkan komponen peltier dengan kaleng yang berisi es batu, dan asap hasil pembakaran sampah plastik di filter menggunakan karbon aktif. Percobaan dilakukan dengan membuat 6 desain alat pembangkit listrik yang memiliki rangkaian peltier berbeda-beda hingga mendapatkan satu desain dan rangkaian yang menghasilkan energi listrik. Dengan menggunakan 50 gram sampah dapat menghasilkan energi sebesar 8.6 volt, menjadikan nilai produksi listrik 8.6v/50g. Penelitian ini dihadirkan sebagai solusi adanya krisis ekonomi selama pandemi covid-19 yang berdampak pada tingginya tagihan listrik masyarakat. Kata Kunci : Sampah, Listrik, Krisis ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »