PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) merupakan suatu wadah atau kegiatan yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimilki oleh mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah didapat atau telah dipelajari mahasiswa didalam perkuliahan kepada masyarakat umum. PKM merupakan ajang perlombaan bagi mahasiswa untuk menghadapi krisis SDM yang terjadi pada bangsa Indonesia saat ini. Dalam diri setiap mahasiswa tentu memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan ide, gagasan serta kreatifitas apabila dituangkan dan dipublikasikan ke masyrakat terpenuhinya kepentingan masyarakat luas. Tak heran jika mahasiswa disebut sebagai agen perubahan dan tolak ukur perkembangan Ilmu pengetahuan dan Teknologi. PKM adalah tempat dimana mahasiswa menyalurkan banyak ide dan kreativitas mereka. Melalui PKM ide tersebut dilihat banyak orang untuk dapat dijadikan sebuah hasil yang nyata serta acuan untuk karya-karya yang lain. Dana yang diberikan oleh Dikti pun juga tidak bisa dikatakan sedikit. Proses pengerjaan PKM, dimulai dari proposal hingga akhir mahasiswa dituntut mampu berpikir out the box, meningkatkan kreativitas dan kemandirian dalam mencari ilmu, menjunjung tinggi nilai kerja sama, mengutamakan jiwa pantang menyerah serta memiliki kepedulian.

Proposal penelitian merupakan paparan singkat tentang rencana penelitian yang akan dilakukan. Proposal penelitian merupakan sebuah langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Proposal ini nantinya akan dinilai oleh sebuah tim dan akan direkomendasikan untuk dilakukan penelitian oleh mahasiswa yang bersangkutan. Sulitnya pembuatan proposal PKM menjadi alasan kebanyakan mahasiswa untuk tidak membuat PKM, mahasiswa menjawab dikarenakan tidak menyenangkan, mahasiswa mengunggkapkan memakan waktu yang lama, serta mahasiswa menjawab ingin lebih fokus kepada tugas kuliah. Kesulitan lain yaitu tidak mengetahui jadwal dari Dikti, sebagian lain mahaiswa mengungkapkan bahwa tidak paham, banyak memakan waktu dan biaya, malas, tidak punya bakat maupun kurangnya informasi dan sosialisasi yang mendadak.  Mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam menyusun makalah penelitian yang panjang, terutama dalam mengidentifikasi materi yang relevan untuk dimasukkan, seperti buku, artikel populer atau artikel ilmiah, statistik pemerintah dan dokumen dan informasi yang dikumpulkan dari situs web. Kesulitan belajar merupakan kondisi psikologis siswa secara mendasar. Mengenai penyusunan Proposal PKM adanya sebuah kesulitan karena proposal harus meyakinkan para evaluator bahwa masalah itu penting, dan bahwa rute yang dijelaskan didasarkan pada inovasi teoritis, substansi yang lunak, dan metodologi yang meyakinkan yang serentak dan berkontribusi pada solusi yang sukses dari sebuah masalah, selain itu, proposal yang disiapkan dengan baik harus meyakinkan 5 para evaluator bahwa tim yang diajukan dapat memberikan manfaat. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang ada, Kelompok Studi Mikrobiologi (KOSMIK) Universitas Negeri Surabaya mengadakan webinar yang bertema “Bidang Kajian Mikrobiologi dalam Penulisan PKM”. Webinar ini merupakan kegiatan yang diadakan untuk meningkatkan antusias mahasiswa dalam penulisan proposal penelitian PKM dibidang mikrobiologi. Selain itu juga ada pembekalan mengenai tips dan trik untuk lolos PKM dari alumni yang sudah berpengalaman. Dengan adanya kegiatan webinar ini diharapkan mahasiswa bisa mampu menggali ide pkm dibidang mikrobiologi dan peluangnya dalam penulisan PKM.

Dokumentasi Kegiatan:

Pamflet Webinar Mikrobiologi 2020

Saat Acara Berlangsung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »